6 Langkah untuk Mengubah Karier

Jadi, Anda sudah tidak betah di tempat kerja? Akhir-akhir ini, Anda hanya menjalankan rutinitas dan selalu melihat jam dinding, menunggu waktu pulang. Jika Anda merasa terjebak di tempat kerja, mungkin inilah saatnya untuk pindah kapal. Oh, tunggu, mungkin Anda perlu sesuatu yang lebih menantang lagi: mengubah karier!

Memang, bicara saja mudah. Banyak hal yang harus dipertaruhkan untuk mengubah karier. Tapi, pemikiran itu hanya berlaku kalau Anda tidak tahu caranya.

Buat Anda yang siap menerima tantangan di tahun depan nanti, simak langkah-langkah mengubah karier berikut ini.

Evaluasi Kepuasan Kerja

Jangan abaikan rasa ragu mengubah karier yang ada dalam hati. Jangan gegabah! Anda bisa meyakinkan diri untuk mengambil keputusan dalam hidup dengan cara yang lebih terukur. Maka, mulailah dengan evaluasi kepuasan kerja sendiri.

Anda dapat membuat jurnal tentang situasi yang terjadi di kantor secara berulang. Catat hal-hal yang disukai dan tidak disukai, mulai dari tugas, budaya perusahaan, hingga atasan dan rekan kerja. Jika Anda masih bisa melakukan sesuatu untuk mengubah hal-hal yang tidak disukai, maka cobalah dulu. Bila menemui jalan buntu, mungkin memang ini saatnya Anda bersiap untuk sebuah perubahan besar.

Ukur Kemampuan, Minat dan Bakat

Sebelum mengubah karier, tentu saja Anda harus punya “modal”. Untuk mencari tahu sejauh mana level keahlian, Anda bisa melihat kembali catatan kesuksesan dalam menangani proyek di kantor atau pekerjaan sukarela, baik hard skill maupun soft skill. Apakah Anda sudah cukup menggunakan keterampilan terkait pekerjaan utama, komunikasi, negosiasi, bekerja dalam tim, hingga leadership?

Selain menguasai keahlian utama, Anda juga harus mengecek kembali minat dan bakat. Bagian ini penting dilakukan. Bila karier baru tidak sesuai minat dan bakat, Anda akan terjebak dalam situasi yang sama seperti sekarang. Jika Anda pengguna Karir.com, maka bisa mencoba fitur Tes Minat untuk membantu menemukan jenis pekerjaan yang sesuai.

Pertimbangkan Karier Alternatif

Dari hasil Tes Minat di Karir.com, mungkin Anda akan mendapat saran beberapa jenis pekerjaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ini adalah langkah awal bagi Anda untuk mulai mengeksplorasi pekerjaan baru tersebut. Jika memang bakat dan keahlian Anda juga mendukung untuk menekuni pekerjaan itu, maka tak ada salahnya dicoba.

Bila masih belum yakin, Anda bisa berdiskusi dengan keluarga, rekan atau kolega yang mendukung perubahan.  Terkadang, orang lain bisa melihat kekurangan diri yang tidak Anda sadari. Masih belum puas? Cobalah untuk bertemu konselor karier untuk  memberi pertimbangan dari sudut pandang profesional.

Pelajari Karier Baru

Sekarang, Anda sudah tahu beberapa tempat tujuan untuk “berlabuh”. Lalu, dapatkan informasi tentang dunia karier yang baru itu. Mulailah dengan menjelajahi jaringan alumni untuk mencari tahu seseorang yang sudah lama bekerja di bidang baru yang Anda minati. Sumber lain yang bagus untuk mempermudah proses pencarian ini adalah media sosial.

Tak cukup dengan informasi saja, Anda juga perlu “terjun langsung” untuk merasakan pekerjaan baru yang ingin digeluti. Misalnya, Anda ingin mencoba berkarier sebagai penulis, maka coba ikut lomba penulisan atau melakukan pekerjaan sampingan di bidang tersebut. Atau, Anda juga dapat terlibat dalam pekerjaan sukarela yang terkait dengan minat itu.

Asah Keahlian

Saat menceburkan diri di dalam pekerjaan baru, Anda pasti merasa kekurangan di sana-sini. Wajar. Namanya juga masih belajar. Kalau Anda sadar akan hal itu, maka berusahalah untuk mengasah keahlian.

Kalau Anda berencana untuk segera mengubah karier pada tahun depan, maka sekolah lagi mungkin bukan pilihan yang tepat, perlu cara-cara yang lebih cepat. Oleh karenanya, Anda bisa mengikuti kelas online atau workshop di akhir pekan. Sebagai bonus, Anda bisa bertemu orang yang sudah lama berkecimpung di bidang itu saat ikut kelas. Siapa tahu, Anda dapat memanfaatkan jaringan baru untuk membuka peluang kerja lebih luas.

Cek Peluang Kerja

Sampai di sini, Anda sudah tahu tujuan karier berikutnya. Sekarang, cek ketersediaan lowongan kerja di pasar. Anda bisa menjelajahi Karir.com untuk menemukan ribuan tawaran pekerjaan baru. Mungkin beberapa di antaranya cocok buat Anda.

Karier baru yang dipilih tak harus benar-benar berbeda dengan bidang yang sekarang digeluti. Anda boleh melirik pekerjaan lain di industri yang sama. Misalnya, Anda bekerja sebagai staf yang mengurusi engagement dengan klien di satu perusahaan, mungkin bisa coba beralih ke pekerjaan bidang kehumasan. Atau, bila sekarang Anda menjadi programmer, maka dapat mencoba keahlian leadership dengan menjadi bagian dalam manajemen proyek.

Jika Anda sudah siap, segera buat surat lamaran ke perusahaan yang dituju. Dalam tulisan, Anda harus bisa menonjolkan keahlian utama yang mendukung untuk menjalani pekerjaan baru. Jangan lupa jelaskan tujuan utama yang mendorong Anda berani mengubah karier. Semoga sukses!

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *