5 Resep Sukses Interview Bahasa Inggris

Setiap wawancara kerja pasti membuat kita gugup. Apalagi jika kita tahu bahwa pada interview nanti harus menghadapi orang asing sebagai pewawancara. Artinya, ada satu “pekerjaan rumah” lagi yang perlu diselesaikan, yaitu untuk persiapan sesi tanya jawab dalam Bahasa Inggris.

Meski Anda sudah sering terlibat dalam percakapan Bahasa Inggris, namun kata dan kalimat yang dipilih untuk situasi resmi seperti ini bisa berbeda. Inilah beberapa hal yang perlu Anda pelajari agar bisa sukses interview dalam Bahasa Inggris.

Salam Pembuka

Ada banyak cara menyapa lawan bicara dalam Bahasa Inggris. Mulai dari yang resmi hingga casual. Tapi, saat masuk ke ruang interview, Anda disarankan memulai dengan “hello” atau “good morning”.

Kemudian, bila pewawancara membalas dengan menanyakan kabar, maka hindari jawaban singkat seperti “I’m fine”. Anda bisa menjawab dengan menggambarkan perasaan sejujurnya, misalnya “I’m a little nervous. I’m at an interview for my dream job.”

Menjelaskan Kelebihan dan Kekurangan

Pertanyaan umum yang biasa dilontarkan pewawancara adalah tentang kelebihan dan kekurangan kandidat. Saat menjelaskan tentang kekuatan, Anda harus menunjukkan memiliki keahlian, kompetensi, pengetahuan yang cocok dengan posisi yang ditawarkan,dan bahkan memberi keuntungan pada perusahaan. Kata-kata yang bisa dipilih antara lain “excel in/at”, “good at”, atau “do well”. Kemudian, Anda bisa menyandingkan dengan kata kerja berakhiran –ing.

Selain kelebihan, pewawancara juga akan mencari tahu tentang kelemahan kandidat. Jawab pertanyaan ini dengan kata yang menggambarkan frekuensi seperti “sometimes”, “occasionally” atau “at times” untuk menunjukkan kalau kelemahan itu tidak menyebabkan masalah setiap waktu. Lalu, lanjutkan dengan penjelasan mengenai dampak kelemahan itu dan bagaimana Anda mengatasinya.

Menjelaskan Pengalaman dan Target Masa Depan

Ketika bertanya tentang pengalaman kerja, pewawancara mau tahu peran apa yang Anda lakukan di masa lalu, tantangan, aksi untuk menghadapi masalah, hingga pencapaian. Kosa kata yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan pekerjaan di masa lampau adalah “responsibilities”, “duties”, “tasks”, “workload”, dan “role”. Kemudian, ketika sampai pada tantangan, pilih penjelasan seperti “tight deadlines” atau “limited resources”.

Kemudian, Anda juga akan ditanya tentang rencana masa depan yang akan dicapai bila bergabung dengan perusahaan. Maka Anda harus menunjukkan diri sebagai orang yang berorientasi pada target. Kunci untuk menjawab pertanyaan ini adalah berlatih menggunakan future tense. Jadi, ketika pewawancara bertanya: “Where will you be in five years?”, maka Anda tinggal menjawab pertanyaan dengan “will” atau “going to”, yang kemudian dirangkai dengan target karier di masa depan.

Menjawab Pertanyaan Sulit

Pewawancara ingin mengejutkan Anda! Ia ingin tahu bagaimana Anda menyelesaikan masalah dengan mengajukan pertanyaan yang sekilas seperti tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Misalnya, “Berapa tinggi gedung ini?” atau “Berapa banyak jendela di gedung ini?” Pertanyaan dalam Bahasa Indonesia saja susah dijawab, apalagi jika harus dijelaskan dalam Bahasa Inggris.

Tenang, fokus dan berpikirlah bahwa pertanyaan ini sama seperti pertanyaan lain untuk menguji kemampuan problem solving. Jadi, Anda bisa menanggapi dengan berpikir lebih luas, berasumsi, lalu menjawab. Mulailah dengan kata “assuming” lalu dirangkai dengan pengetahuan umum tentang berapa tinggi ruangan kantor dan banyaknya lantai di gedung. Kemudian Anda bisa memperkirakan jawaban berdasarkan asumsi tersebut.

Pertanyaan Kepada Perusahaan

Mendekati penghujung sesi interview, biasanya Anda akan diberi kesempatan untuk bertanya. Pewawancara ingin tahu seberapa besar ketertarikan Anda terhadap perusahaan dan posisi yang ditawarkan.

Apakah Anda sudah meriset perusahaan dan posisi yang ditawarkan? Maka jawablah dengan menunjukkan keinginan untuk berkembang, dengan kata kunci “I’m passionate about…”. Kemudian rangkai kalimat dengan kesempatan pelatihan di perusahaan atau peluang penempatan di luar negeri. Anda baru bisa melanjutkannya dengan “Will this job give opportunities to….?”

Sebenarnya, native speaker pun memahami kesulitan calon tenaga kerja yang berasal dari negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, jika kandidat berusaha menunjukkan kemampuan berbahasa yang lebih baik, tentu akan mendapat nilai lebih dari pesaingnya. Maka, peluang lolos seleksi tahap interview Bahasa Inggris akan semakin terbuka.

Apakah Anda ingin mengukur kemampuan Bahasa Inggris sebelum menghadapi wawancara kerja? Cobalah menu Tes Inggris yang ada di Karir.com. Fitur ini khusus dibuat untuk pemilik akun Karir.com yang ingin mengembangkan diri dan meraih pekerjaan impian di masa mendatang.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *